Mengulik Kelezatan dan Sejarah Kue Kipo: Cemilan Manis Khas Kotagede

oleh -2906 Dilihat
oleh
kue kipo

Balisore.com – Wisata kuliner selalu menjadi daya tarik tak terpisahkan dalam menjelajahi suatu kota, dan Kota Yogyakarta tidak kalah menarik dengan kelezatan tradisionalnya. Salah satu cemilan manis yang begitu khas dan menarik perhatian adalah kue kipo. Dalam artikel ini, kita akan merenung lebih dalam mengenai kue kipo yang mengundang selera, sejarahnya yang menarik, serta keberadaannya yang tak lekang oleh waktu.

Keunikan dan Kelezatan Kue Kipo:

Kue kipo, dengan bentuknya yang mungil dan warna hijau kecoklatan yang khas, mungkin terlihat sederhana. Namun, kelezatan dan keunikan kue ini menjadi pesona yang tak terbantahkan. Terbuat dari bahan dasar tepung ketan yang diisi dengan campuran enten-enten (parutan kelapa) yang dicampur dengan gula jawa, kue kipo memiliki rasa manis lembut yang menggoda. Proses pembuatannya pun memiliki daya tarik sendiri, di mana adonan diolah dengan cara yang unik dengan membungkusnya dalam daun kelapa dengan gaya tempelangan.

Nama “kipo” sendiri memiliki cerita menarik di baliknya. Kata tersebut berasal dari akronim pertanyaan dalam bahasa Jawa, “iki opo?” yang artinya “ini apa?”. Pada awalnya, Mbah Mangun Irono, seorang pembuat kue kipo, menjual jajanan ini di pasar. Karena ia tidak tahu bagaimana sebaiknya menjawab pertanyaan para pembeli yang sering bertanya “iki opo?”, ia dengan sederhana menjawab “kipo”. Inilah asal mula nama kue yang kini telah menjadi bagian dari warisan kuliner Yogyakarta.

Baca Juga  Begini Tanggapan Prof. Muhammad Quraish Shihab Terkait Aksi Boikot Produk Israel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.